My Love Journey

Perjalanan Cinta
Cerita ini berawal sejak aku duduk dibangku sekolah dasar, sekolah dasar adalah tempat yang paling menyenangkan mungkin bagiku, disana ada seorang gadis yang sangat cantik bernama dessynia damayanti putri. Selain dia adalah teman sekolahku ternyata dia juga tetanggaku sampai sekarang. Dari semenjak duduk di bangku sekolah dasar saya memang sudah mengaguminya dia adalah wanita yang pintar nan cantik, namun rasa ini hanya sebatas kagum saja, tetapi rasa itu berubah semenjak saya waktu itu, ceritanya begini waktu itu adzan magrib mengumandang sebagai anak-anak saya semangat sekali menuju mussola baiturahim, entah mengapa lampu jalan dibelokan dekat mussola mati, dan membuat suasana gelap, ketika kita saya selesai solat saya dan teman-teman saya pulang, kami berlarian pulang menuju rumah masing namun tetap bersamaan, tanpa saya sadari ternyata ada sebuah polisi tidur, wal hasil saya pun terjatuh, namun ntah mengapa pas saya berbalik tiba-tiba nia (panggilan sapaan antara saya dan dessynia) jatuh menimpah saya, saya pun bingung mungkin karena gelap dan tidak melihat saya, mangkanya dia terjatuh, semenjak hari itu saya selalu saya diejek kalau saya pacar nia, namun saya hanya mengapnya hanya leekan biasa dan kami tidak menanngapinya, saya selama 8 tahun sekelas sama dia, dan itu yang membuat saya berfikir mungkinkah ini suatu pertanda, dalam masa-masa sekolah dasar ada satu wanita yang saya suka bernama listiani, namun itu tidak berpengaruh sama sekali, mungkin karena saya melihat dia hanya dari fisik saja bukan dari hatinya, selama 8 taun sekolah bersama dengan nia ada suka dan ada dukanya. Sukanya saya terus bersama-sama denga nia, namun dukanya adalah saya selalu disbanding dengan dia waktu dia smp tapi klo sd dibandingin sama indra yulianda saputra vayansen tapi klo menurut saya nama terakhir vayansen itu dia yang nambah-nambahin sendiri, Lanjut lagi ohh iya ada yang lupa saya juga satu tempat les dengan dia yaitu dia PEC, jadi hampir setiap hari saya habiskan waktu dengan dia, dan setiap hari juga saya selalu bertemu dengan dia, itu masuk di salah satu factor kenapa saya suka sama nia,
Dari dulu saya selalu berusaha untuk mendapatkan perhatiaannya mangka dari itu saya selalu diledekin oleh teman-teman yang lain, namun itu tidak sama sekali menggangu saya, malahan itu munngkin membantu saya , akhirnya saya lulus dari sekolah dasar dan memilih sekolah dasar yang sama dengan nia, namun yang lebih anehnya dari 7 kelas yang ada dan satu kelasnya itu terdiri dari 30 orang kurang lebih, tapi saya berhasil sekelas lagi dengan dessynia damayanti putri, itu adalah hal yang paling menyenangkan dalam hidup saya, karena sewaktu di tingkat sd saya tidak bias berdekatan dengan dia, karena dalam tingkatan sd ada beberapa kelompok-kelompok yang menyebut diri mereka genk, di geng nia ada aesa okky zulfani, saroh kuswanti, dan krisna intan pramudita, itu adalah genk mereka, kemana-mana meraka pasti selalu bersama jadi itulah yang membuat saya mungkin tidak meraksan sesuatu dari nia. Waktu smp saya selalu berusaha duduk dibelakang nia karena saya ingin selalu dekat dengannya, kita waktu itu masuk dikelas 7E, kerana saya masuk di eksrakulikuler yang favorit di smp satu tigarksa, maka terpilih saya masuk di keanggotaan osis yang sangat dan paling populer, namun kepopuleran tidak akan bias membuat mata nia silau akan cahayanya , namun setelah 8 tahun bersama itu tidak mengubah apapun hanya sebatas teman bukan pacar.

Akhirnya kita berbeda kelas, nia masuk di kelas A dan saya masuk di kelas B, tetapi tidak apa-apalah walaupun berbeda kelas tapi tidak terlalu jauh kelas kita berdua pun bersebelahan, nah dari dia jauh saya mulai lupa akan perasaan bahwa saya itu suka sama dia, kahirnya ada teman yang satu kelas dengan saya yaitu di kelas 9 b bernama yosi dwi wahyuni, saya mulai suka dengan oci (panggilan sapaan saya) waktu semester 2 saya merasakan hal yang berbeda dari oci namun karena saya orangnnya pengecut, saya tidak berani menyatakan persaan saya kepada oci, sekarang nama yang tadianya nia yang selalu saya sanjung-sanjung berganti menjadi oci.

Akhirnya saya lulus dari smp dan menlanjutkan ke smk panongan dan kami bertiga berpisah, nia ke sma negeri 1 kab. Tangerang, oci ke sma 6 kab. Tangerang dan saya ke smk 1 kab.tangerang, di smk 1 kab. Tangerang saya sekelas dengan laki-laki semua jadi tidak ada cerita tentang percintaan saya namun di smk itu saya sangat senang dan bahagia karena saya dapat sahabat yang sampai saat ini masih perhatian dan solid dengan saya, saya sungguh kangen dengan masa-masa saya ketika saya berada di smk tersebut, banyak hal-hal yang saya alami di smk tersebut dari mulai bolos, panjat pager, tertawa bersama, belajar bersama, main judi (saya kaga main yang lain yang main), trus dihukum bareng dan lebih indentiknya setiap jam istirahat itu saya dan teman-teman selalu bermain futsal, tidak perduli cuaca mau ujan atau panas terik kami selalu main futsal tiada hari tanpa bermain futsal yah namun begitu, tidak ada wanitanya sama sekali jadi yah gitu decch,
Tapi kan karena saya bertetangga denga nia jadi saya sering bertemu dengannya, walaupun tidak sesering ketika kita masih sekolah bareng, ohh iyah ada yang lupa waktu itu saya kelas 2, oci kembali entah gimana bermulanya, saya mulai dekat lagi dengan oci, saya selalu berusaha untuk selalu dekat dengan dia dengan cara meminjamkannya kaset vcd yang saya sewa, sampai-sampai saya member anikan dia unuk mengajaknya jalan ke mall untuk selalu dekat dengan dia, dan itu sangat membuat saya sangat kesulitan mendapatkan uang, saya selalu menabung dan tidak jajan disekolah untuk selalu dekat dengan oci pdahal saya tau bahwa oci sudah memiliki pacar api saya selalu berusaha untuk dekat dengannya, sampai suatu saat ketika saya pulang dari supermall lippo karawaci, sehabis menonton film yang saya lupa judulnya, saya ingin menyatakan bahwa saya suka dengan dia dan saya ingin meminta oci untuk menjadi pacar saya, ketika saya ingin mengungkapkan perasaan saya tiba-tiba dan entak kenapa kaki dan tangan saya ini seperti mati rasa dan diseluruh tubuh saya keluar keringan dingin rasanya saya ingin pingsan saja, namun saya sadar jika saya pingsan saya akan jatuh dari motor dan oci akan terluka, akhirnya saya tahan peraasan itu untuk mengungkapnya, dan saya memilih untuk mejauhi oci karena emang tdak mungkin bagi saya untuk menjadi pacar oci, setelah pulang dari situ saya tidak pernha lagi kontak bahkan facebooknya oci saya remove dari pertemanan supaya saya dapat melupakan dia, namun sudah beberapa minggu berlalu tiba-tiba ada sms yang saya tidak kenal nomor siapa itu, ternyata itu adalah sms dari oci dia menanyakan bagaimana kalau mau ke rumah sakit al-qodar di lippo, dan dengan otomatis saya bertanya siapa yang sakit, ternyata oci yang yang sakit dan sakit demam berdarah, akhirnya dari situ saya mulai kontak lagi dengannya dan bahkan saya menyempatkan diri untuk menjenguknya karena saya merasa tidak tega karena dia bercerita disana dia bosan akirnya saya memberikan dia sebuah buku 2012san, buka yang waktu itu dia baca namun tidak selesai ketika kita menunggu pemutaran film, dan itu dari uang jajan saya yag saya tabung…
Dan setelah oci sembuh saya tidak pernah laagi kontak dengannya, yah saya sadar diri ajalah karena dia sudah punya pacar

Sekarang kembali ke nia my first love huahahahahaha
Waktu itu acara 17 agustusan dan dipilihlah kareang taruna sebagai keua pelaksana 17 agustus, entah tahun berapa namun itu adalah 17 agusts yang sangat istimewa bagi saya, karena di 17 agustus itu dari pagi sampai sore saya selalu bersama dengan nia, ini bermula ketika lomba bendera saya menjaga ditempat yang adem menawaran diri kepada nia untuk bertukar tempat ketempat yang panas karena dia selalu mengeluh kepanasan (naluri cowo keluar ), dan mulai dari itu saya selalu bersama dia saat bertugas, dan ketika acara terakhir yaitu sepeda hias saya dan nia memilih menjaga pos yang sama, padahal banyak anak2 cowo lain yang membawa motor, namun Cuma saya yang jalan kaki tetapi nia malah memilih menjaga pos yang sama dengan saya dengaan berjalan kaki (klo emang jodohmah kaga kemana n.n) sepanjang jalan kami hanya mengobrol biasa namun saya merasakan sangat bahagia karena dapat berjalan berdua bersama nia setelah 8 tahun bersama, dan dia mengatakan sesuatu tentang cowok idaman (klo kaga salah J) namun belom sampai kriterianya karena keburu sampai tujuan, karena dia tidak mau terlihat seperti kami ini berpacaran jadianya dia menjauh dech, dan acara pun selesai sekitar jam 5:30 saya pun mandi dan bergegas ke mussola dan ternyata nia pun ke mussola juga (pura2 kaget padahal udah direncanakan) dan setelah solat selesai saya menunggu dia untuk menanyakan kriteria cowo namu dia hanya bilang coba aja piker sendiri (intinya seperti itu), dan saya pun bingung apa sih sebenernya perassan nia kesaya.
Dan setelah bertahun-tahun akhirnya ada acara baru lagi yang di adakan oleh karang taruna, yaitu piknik bersama ke kebun binatang ragunan, Mungkin disini banyak signal-signal yang nia berikan…
Sebenernya tuh gw bingung banget tentang perasaan nia ke gw, begini ceritanya. waktu itu tuh kumpul sekitar jam 7 di depan komplek gw (puri) Gw berangkat sama temen gw namanya hendra, dia itu temen pertama yang gw punya waktu pindahan, gw jalan sama dia tapi kaga langsung kumpul kita nyari sarapan dulu sebelum berangkat, Sekitar jam 7 lewat berapa menit (kaga tau pastinya) gw sampe disana dan kumpul bareng sama anak2 (dalam acara rekreasi ke kebun binatang ragunan itu gw jadi seksi dokumenter jadi semua) trus gw naik ke bis si hendra duduk dibelakang, dan gw nyari tempat duduk berdua supaya bisa duduk berdua sama nia, mungkin nasib lagi berpihak sama gw tuh ternyata nia duduk disebelah gw, waduh perasaan gw seneng seseneng senengnya pokoknya seneng pisanlah, Tapi karena tuntutan tugas sebagai seksi dokumenter yah gw harus hilir mudik memburu photo yah jadi gw harus meninggalkan bangku itu, tapi gw cari aman, gw tinggalin tas gw disana biar kaga ada yang dudukin dan gw jalan ke depan ehh resenya tuh anak yang bernama nurul (mantan’y nia) dia malah duduk di tempat gw, kesel bgt tuh, mau diusir kaga enak, terpaksa dech gw yang harus ngalah dan pindah kebelakang sama Hendra eca dan yang lainya duh kesel bgt gw
Akhirnya gw sampe juga, dan kita pembagian kelompok, ya gw kaga sekelompok sama nia, tapi ga apa-apa lah trus dari pada ribet yah kelompok gw sama kelompok nia gw gabungin tuh biar asik aje n,n
ehh pas lagi liat jerapah ada anak yang mau pup trus karena itu dari kelompok gw yah terpaksa deh gw yang ngater, ehh entah kenapa nia mau ngikut (dalam hati Jodoh mah kaga kemana ) jadi gw dan nia nganterin anak itu buat pup
TO BE CONTINUE

Categories: My History | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: